Sabtu, 18 Juni 2022

Cara Mengendarai Mobil Metik Untuk Pemula, Agar Lebih Aman

Daftar Isi [Tampilkan]

 Cara Mengendarai Mobil Metik Untuk Pemula, Agar Lebih Aman


mobil-matic


Mobil matic sekarang menjadi primadona banyak orang. Selain cara menggunakannya yang mudah dan simpel, juga sangat nyaman digunkan karena sudah disematkan dengan teknologi-teknologi yang lebih modern. Tapi jangan salah ya, kamu yang baru belajar Cara Mengendarai Mobil Metik tetap harus mempelajari karakteristik nya dan pedoman dalam penggunaan mobil matic.

Tapi jangan takut karena kami akan memberitahukan Cara Mengendarai Mobil Metik agar lebih aman dan pastinya sesuai dengan karakteristik transmisi matic. Berikut ini adalah cara menggunakan mobil matic untuk pemula daintaranya :

1. Saat Start Mobil Pastikan Tuas Di Posisi P atau N


Tips Cara Mengendarai Mobil Metik pertama cara mengendarai mobil matic adalah dimulai ketika kamu akan menyalakan kendaran. Jika kamu menggunakan mobil matic keluaran tahun 2010 ke atas kamu tidak usah terlalu hawatir karena mobil matic keluaran tahun itu sudah menerakpak key interlock system. Yang dimana mobil tidak bisa di stater jika tuas transmisi tidak dalam posisi N atau P.

Namun tentunya jangan mengandalkan teknologi itu, kita juga sebagai manusia harus tetap berhati-hati dengan tetap memperhatikan tuas transmisi berada diposisi N atau P saat mobil akan distater.

2. Selalu Injak Pedal Rem Saat Akan Menyalakan Mobil


Kenapa kita harus menginjak pedal rem saat menyalakan mobil, hal ini karena mobil matic akan langsung maju jika kamu stater pada posisi P dan N. Karena hal inilah agar mengendarai mobil matic lebih aman, pastikan injak pedal rem sebelum menyetater mobil matic.

Namun untuk mobil modern keluaran diatas tahun 2015 sudah banyak mobil matic yang mengharuskan pengendara menginjak pedal rem sebelum mnyetater mobil, karena jika tidak di injak stater akan los atau lebih tepatnya mobil tidak bisa di stater.

3. Selalu Injak Pedal Rem Saat Memindah Tuas Transmisi.


Hal ini dilkukan khusu jika kamu akanCara Mengendarai Mobil Metik memindahkan tuas transmisi dari posisi P ke R atau Sebaliknya dan Posisi N ke R atau sebaliknya. Hal ini untuk terhindak dari transmisi yang rusak karena bedanya output putaran pada transmisi. 

Dan juga pastinya kamu harus melakukan perpindahan gigi tadi pada posisi saat diam. pastikan kendaraan diam baru injak rem dan posisikan gigi ke yang diinginkan. Hal ini khusus untuk memindahkan gigi dari N ke R, R ke P atau sebaliknya.

4. Gunakan Engine Brake Saat Dibutuhkan.


Rata-rata orang yang menggunakan mobil matic tidak menggunakan engine brake saat melakukan pengereman. Mungkin karena kebanyakan tidak tahu bahwa mobil matic juga bisa melakukan engine brake seperti mobil manual. Padalh engine brake pada mobil matic lebih halus dan nyaman dibanding transmisi manual.

Kenapa harus melakukan Engine Brake. hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi beban kerja dari kampas rem. Kenapa demikian, contohnya saja saat kendaraan berada di turunan, jika posisi tuas transmisi berada di posisi D maka ECU akan membaca bahwa beban mesin ringan dan bisa saja memasukkan gigi transmisi di gigi 3 yang artinya tidak ada engine barak. Hal ini sangat berbahaya apalagi jika berada di turunan panjang, bisa menyebabkan rem panas dan kehilangan cengkramannya yang berakibat minyak rem mendidih dan rem blong

Untuk Mengatasi hal ini pastikan tuas transmisi berada di posisi L untuk mobil besar dan posisi 2 utnuk mobil kecil. Hal ini akan membantu rem untuk menahan kendaraan dengan engine brake.

5. Pastikan Di Posisi N Saat Berhenti Agak Lama


Banyak kontroversi mengenai cara mengendarai mobil matic untuk pemula agar lebih aman tentang posisi tuas transmisi saat sedang berhenti agak lama contohnya di lampu merah. Banyak Youtuber yang mengatakan bahwa harus menahan transmis pada posisi D saat berada di lampu merah, apakah ini tepat. Tentu saja TIDAK. Kamu harus tetap memindahkan tuas transmisi pada posisi N saat berhenti agak lama, karena hal ini lebih aman dibandingkan dengan menahan pada posisi D. tentunya pertimbangannya nyawamu lebih mahal daripada kampas, plate, dan flange kopling transmisi.

6. Jangan Takut Memindahkan Tuas Transmisi


Banyak pengguna mobil metik bingung cara mengendarai mobil matic untuk pemula dengan aman. Kebanyakan jika menggunakan mobil matic tetap mengendarai mobil hanya di satu posisi tuas transmisi yakni di posisi D4. Mungkin karena mereka belum mendapat edukasi dan belum tahu tehniknya.

Jika kamu menggunakn mobil matic yang sudah di kontrol secara komputerisasi maka jangan ragu untuk memindahkan tuas transmisi, contohnya saja saat digunakan untuk engine brake dalam membantu untuk pengereman mendadak. 

Program dalam komputer transmisi matic sudah di atur bahwa setiap posisi gigi akan berpindah pada kecepatan tertentu, yang artinya jika kamu melaku di kecepatan misalnya 160 KM/Jam kemudian memindahkan tuas transmisi matic keposisi gigi 1L atau 2 jangan hawatir transmisi akan rusak. Transmis matic tidak seperti transmisi manual. Transmisi matic tidak akan menurunkan posisi giginya sebelum kecepatan minimum setiap posisi gigi terpenuhi.

7. Pastikan Berhentikan Mobil Dan Transmisi di Posisi P


Jika kamu sudah mengendarai mobil mu dan berhenti. Pastikan tuas transmisi pada posisi P. Hal ini untuk menjaga agar mobil kamu tidak mengelindig. dan juga membantu kerja dari rem parkir. Untuk mobil matic modern tentunya sudah ada safety untuk hal ini yang bernama key interlock system. Hal ini hanya memungkinkan pengendara mencabut kunci hanya saat tuas transmisi di posisi P. Jika tuas transmisi belum di posisi  P maka kunci kontak tidak bisa di cabut.

Namun untuk mobil yang keluaran dibawah tahun 2010 pastikan tuas transmisi di posisi p, karena safety tadi tidak dipasangkan pada mobil keluaran tahun 2010 kebawah.

Nah itulah cara mengendarai mobil matic untuk pemula agar lebih aman dan pastinya tips ini disampaikan oleh ahlinya  jadi jangan ragu untuk percarya tips di atas.