Kamis, 07 Juli 2022

Cara Menghemat Bensin Pada Mobil

Daftar Isi [Tampilkan]

 Cara Menghemat Bensin Pada Mobil


cara-mengehmat-bensin


Sekarang ini semua mobil modrn sudah menggunakan bensin yang memiliki nilai oktan 92. Namun bensin yang memiliki nilai oktan 92 yang biasa kita beli yaitu pertamax memiliki harga yang cukup mahal. Pada sebagian orang malah beralih ke bensin pertalaite, padahal sudah jelas bahwa mobil harus menggunakan bensin dengan oktane 92 keatas. Sedangkan faktor utama penyebab bahan bakar boros terjadi 70-80% disebabkan oleh pengemudi sedangkan sisanya disebabkan oleh fator lainnya, seperti kondisi ban, mesin, dll.


Baca Juga :

Cara Servis Mobil DIrumah

Tune Up Mobil Sendiri

Penyebab Oli Mesin Harus Diganti

Penyebab Oli Mesin Jadi Lumpur

Mengatasi Kaca Pintu Mobil Seret


Kenapa demikian, karena untuk mobil modern sejarang kompresi pada ruang bakar lebih besar dibanding mobil jaman dulu yang kebanyakan kompresinya itu kecil. Jika mobil modern dengan kompresi besar diisikan bensin pertalite justru akan menyebabkan bensin terbakar sebelum waktunya, yang biasa kita sebut knocking atau ngelitik. Hal ini dapat mengurangi tenaga mesin sehingga otomatis kita kan mnginnjak gas lebih dalam lagi. 


Dalam perhitungan sekala bensin tentunya akan lebih boros menggunakan pertalite namun dalam sekala harga tetap masih lebih murah menggunakan pertalite. Sebenarnya jika mobil sering mengalami knocing hal itu akan membuat piston dan dinding silinder lebih lekas aus dibanding dengan yang tidak mengalami knocing. Hal ini terjadi karena ketika knocing piston akan berbenturan dengan bore block cylinder.


Jadi bagaiman cara menghemat bahan bakar bensin saat kita mengemudikan mobil, berikut ini beberapa tips dari saya.


1. Jangan Selalu Berakselerasi


Ketika kita mengendarai mobil apalagi jiwa kita adalah seseorang yang suka ngebut, maka bagi kamu yang sering injak pedal gas secara mendadak hal ini akan menyebabkan konsumsi bahan bakar lebih banyak. Apalagi jika kamu terus menerus berakselerasi berulang-ulang. Hal itu kamu lakukan tentunya agar kamu bisa sampai lebih cepat. 

Yang kamu lakukan sebenarnya bisa di toleransi jika kamu berakselerasi tidak dilakukan secara berulang kali. Contohnya di jalan kota saat lampu hijau kamu langsung akselerasi tapi tidak lama ada lampu merah lagi nah itulah yang tidak boleh. 

Tapi jika kamu ingin mendapatkan kecepatan tinggi dengan cepat seperti dijaln tol tidak masalah jika kamu akan berakselerasi namun kemudian lepas gas dan injak gas secara perlahan atau konstan untuk memperbaiki konsumsi bahan bakar. Ya walaupun yang terbaik adalah tetap menjaga cara menginjak pedal gas dengan perlahan.

2. Pengaturan Posisi Gigi Persneleng


Jika kamu menggunakan mobil manual maka atur posisi gigi sesuai dengan kebutuhan, apakah kamu membutuhkan torsi besar atau kecepatan tinggi. Jika kamu akan menanjak kemudian masuk gigi 2 sedangkan pada saat itu kendaraan kamu membutuhkan torsi besar, maka kamu otomatis akan menginjak pedal lebih dalam lagi agrt kendaraan bisa menaiki tanjakan. 

Apa yang kamu lakukan tadi akan membuat penyemprotan bahan bakar akan menjadi lebih banyak dibanding jika kamu memindahkan gigi satu yang memiliki torsi besar walaupun dengan RPM yang rendah. Jadi pastikan pacu kendaraan sesuai kebutuhan.

4. Manfaatkan Lampu Indikator ECO


Eco dalam mobil sebenarnya hanya sebuah pembantu atau indikator saja bahwa kendaraan kamu sedang dalam posisi yang paling optimal namun tetap irit bahan bakar. Pastikan selalu memacu kendaraan dengan indikator eco tetap menyala yang artinya konsumsi bahan bakar irit dan optimal. Biasanya jika RPM mobil melebihi 3000 maka indikator ECO akan mati ini artinya kendaraan kamu mengkonsumsi bahan bakar dengan lebih boros.

Jika kamu punya tips lain silahkan tambahkan dikolom komentar ya.