Rabu, 10 Agustus 2022

Pilih Mana D Atau N Saat Mobil Matic Berhenti, Ini Jawabannya

Daftar Isi [Tampilkan]



Mobil matic merupakan kendaraan yang sekarang mulai banyak peminatnya. Selain cara menggunakannya yang mudah dan memanjakan pengemudinya, mobil matic juga memiliki berbagai banyak keuntungan lainnya. Sekarang ini sudah mulai tren mobil matic dengan CVT yang membuat mobil matic sangat nyaman dan tidak terasa perpindahan giginya dibandingkan dengan mobil bertransmisi Automatic transmision. 

Jadi apa yang harus dilakukan saat kita berhenti di lampu merah, apakah tuas transmisi mobil matic harus di posisi N atau D. Masih banyak yang menanyakan hal ini. Walaupun di kanal Youtube banyak sekali yang menjelaskan namun banyak juga yang menurut saya kurang tepat. Jadi posisi Transmisi Matic saat sedang berhenti di lampu merah atau sedang berhenti sementara sebaiknya kamu posisikan di N ini alasannya.

1. Berhenti Sementara Diposisi D


Banyak juga orang yang memberitahu bahwa saat di lampu merah maka posisikan transmisi di D saja, karena takut nanti komponen aus karena gesekan kejut saat transmisi dari posisi N ke D secara berulang ulang. Betul sekali, untuk penjabarannya sangat benar. Namun jika alasannya komponen akan lekas aus, maka semua komponen pada transmisi otomatis akan aus pada waktunya jadi alasan ini belum cukup untuk menjadikan kenapa harus di posisi D saat berhenti di lampu merah. Simak penjabaran lengkap kami berdasarkan analisa Ahlinya. Lalu apa yang terjadi ketika mobil matic diam dan tertahan pada posis D.

    a. Kerja mesin berat


Saat mobil berhenti dan transmisi pada posisi D maka kerja mesin akan lebih berat karena pum impeler mencoba memutar turbin runer yang terhenti. Pada akhirnya meisn akan kerja lebih berat, dan juga kerta torque converter juga lebih berat.

    b. Getaran mesin tinggi


Karena beban mesin menjadi lebih berat menyebabkan getaran mesin menjadi lebih besar dan menyebabkan mounting engine akan menahan getaran mesin lebih ekstra, yang menyebabkan umurnya berkurang lebih cepat.

    c. Boros bahan bakar


Jika saat berhenti transmsi matic diposisikan pada posisi D saat dilampu merah atau berhenti sementara, karena beban mesin besar otomatis putaran mesin juga lebih besar dan menyebabkan konsumsi bahan bakar menjadi lebih banyak

    d. Savety

Ok lah alasan yang sana bisa ditolok dan kamu tetap aja pengen berhenti di posisi D saat berhenti sementara atau berhenti di lampu merah karena membandingkan harga part atau kerudian di atas tadi lebih murah di bandingkan dengan komponen transmisi matic yang relatif mahal. 

Komponen transmisi matic pada mobil akan aus pada waktunya jadi gausah berhemat dengan cara seperti itu, karena bayarannya adalah bamper mobil bahkan keselamattanmu atau orang lain


Ingat yang membuat transmisi matic adalah orang-orang cerdas, lebih cerdas dibanding youtuber, bisa membuat transmisi matic sedemikian rupa. Lalu buat apa posisi N jika saat berhenti sementara harus di posisi D kan ada posisi P.

Begini teman-teman ketika kamu menginjak pedal rem saat berhenti kemudian lupa menarik rem parkir dan transmisi pada posisi D maka jika pedal rem tidak sengaja terlepas wussss, mobil mu bis melunjur kedepan. Para ahli yang membut transmisi matic menyematkan posisi N untuk hal ini, untuk keselamatan semua orang ketika di jalanan. Agar kendaraan bisa berhenti sementara untuk terhindar dari resiko yang saya sebutkan tadi. 


2. Kesimpulannya


Jadi kesimpulannya, posisikan transmisi pada posisi N saat berhenti sementara agar terhindar dari pedal rem tidak sengaja terlepas sehingga mobil bisa melaju, dan jika orang itu panc bisa saja menginjak pedal gas. Lenbih utaman savety dibandingkan harga komponen pada transmisi matic, karena ingan komponen transmisi matic akan akus pada waktunya walaupun di hemat dengan cara tersebut selisihnya tidak akan beda jauh atau bahkan bisa sama saja. 


Namun hal ini bukan dilakuakan ketika berhenti seperti dijalanan macet yang padat merayang, boleh saja memposisikan transmisi di D sambil menginjak rem, namun tetap utamakan sevety dan sesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada.

Dan pada akhirnya terserah kalian mau memilih pendapat yang mana, para ahli yang membuta transmisi matic atau youtuber, pilihan di tangan teman-teman semua.