Tampilkan postingan dengan label Informasi Tehnik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi Tehnik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Agustus 2022

Pilih Mana D Atau N Saat Mobil Matic Berhenti, Ini Jawabannya

Pilih Mana D Atau N Saat Mobil Matic Berhenti, Ini Jawabannya




Mobil matic merupakan kendaraan yang sekarang mulai banyak peminatnya. Selain cara menggunakannya yang mudah dan memanjakan pengemudinya, mobil matic juga memiliki berbagai banyak keuntungan lainnya. Sekarang ini sudah mulai tren mobil matic dengan CVT yang membuat mobil matic sangat nyaman dan tidak terasa perpindahan giginya dibandingkan dengan mobil bertransmisi Automatic transmision. 

Jadi apa yang harus dilakukan saat kita berhenti di lampu merah, apakah tuas transmisi mobil matic harus di posisi N atau D. Masih banyak yang menanyakan hal ini. Walaupun di kanal Youtube banyak sekali yang menjelaskan namun banyak juga yang menurut saya kurang tepat. Jadi posisi Transmisi Matic saat sedang berhenti di lampu merah atau sedang berhenti sementara sebaiknya kamu posisikan di N ini alasannya.

1. Berhenti Sementara Diposisi D


Banyak juga orang yang memberitahu bahwa saat di lampu merah maka posisikan transmisi di D saja, karena takut nanti komponen aus karena gesekan kejut saat transmisi dari posisi N ke D secara berulang ulang. Betul sekali, untuk penjabarannya sangat benar. Namun jika alasannya komponen akan lekas aus, maka semua komponen pada transmisi otomatis akan aus pada waktunya jadi alasan ini belum cukup untuk menjadikan kenapa harus di posisi D saat berhenti di lampu merah. Simak penjabaran lengkap kami berdasarkan analisa Ahlinya. Lalu apa yang terjadi ketika mobil matic diam dan tertahan pada posis D.

    a. Kerja mesin berat


Saat mobil berhenti dan transmisi pada posisi D maka kerja mesin akan lebih berat karena pum impeler mencoba memutar turbin runer yang terhenti. Pada akhirnya meisn akan kerja lebih berat, dan juga kerta torque converter juga lebih berat.

    b. Getaran mesin tinggi


Karena beban mesin menjadi lebih berat menyebabkan getaran mesin menjadi lebih besar dan menyebabkan mounting engine akan menahan getaran mesin lebih ekstra, yang menyebabkan umurnya berkurang lebih cepat.

    c. Boros bahan bakar


Jika saat berhenti transmsi matic diposisikan pada posisi D saat dilampu merah atau berhenti sementara, karena beban mesin besar otomatis putaran mesin juga lebih besar dan menyebabkan konsumsi bahan bakar menjadi lebih banyak

    d. Savety

Ok lah alasan yang sana bisa ditolok dan kamu tetap aja pengen berhenti di posisi D saat berhenti sementara atau berhenti di lampu merah karena membandingkan harga part atau kerudian di atas tadi lebih murah di bandingkan dengan komponen transmisi matic yang relatif mahal. 

Komponen transmisi matic pada mobil akan aus pada waktunya jadi gausah berhemat dengan cara seperti itu, karena bayarannya adalah bamper mobil bahkan keselamattanmu atau orang lain


Ingat yang membuat transmisi matic adalah orang-orang cerdas, lebih cerdas dibanding youtuber, bisa membuat transmisi matic sedemikian rupa. Lalu buat apa posisi N jika saat berhenti sementara harus di posisi D kan ada posisi P.

Begini teman-teman ketika kamu menginjak pedal rem saat berhenti kemudian lupa menarik rem parkir dan transmisi pada posisi D maka jika pedal rem tidak sengaja terlepas wussss, mobil mu bis melunjur kedepan. Para ahli yang membut transmisi matic menyematkan posisi N untuk hal ini, untuk keselamatan semua orang ketika di jalanan. Agar kendaraan bisa berhenti sementara untuk terhindar dari resiko yang saya sebutkan tadi. 


2. Kesimpulannya


Jadi kesimpulannya, posisikan transmisi pada posisi N saat berhenti sementara agar terhindar dari pedal rem tidak sengaja terlepas sehingga mobil bisa melaju, dan jika orang itu panc bisa saja menginjak pedal gas. Lenbih utaman savety dibandingkan harga komponen pada transmisi matic, karena ingan komponen transmisi matic akan akus pada waktunya walaupun di hemat dengan cara tersebut selisihnya tidak akan beda jauh atau bahkan bisa sama saja. 


Namun hal ini bukan dilakuakan ketika berhenti seperti dijalanan macet yang padat merayang, boleh saja memposisikan transmisi di D sambil menginjak rem, namun tetap utamakan sevety dan sesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada.

Dan pada akhirnya terserah kalian mau memilih pendapat yang mana, para ahli yang membuta transmisi matic atau youtuber, pilihan di tangan teman-teman semua. 

Sabtu, 23 Juli 2022

Cara Membaca Jangka Sorong Dengan Mudah

Cara Membaca Jangka Sorong Dengan Mudah

Cara membaca jangka sorong


Cara membaca jangka sorong atau vernier caliper jika bahasa umumnya itu namanya sigmat merupakan alat ukur serbaguna. Jangka sorong adalah biasanya di gunakan untung mengukur benda benda dengan ketelitian pembacaan yaitu 0.01 mm, 0.02 mm, 0.05 mm . Untuk para pelajar bisanya dalam pelajaran otomotif, kimia, atau fisika di wajibkan untuk bisa menggunakan jangka sorog atau vernier caliper. 

Diartikel ini saya akan memberikan tutorial yang kemungkinan besar tidak di ajarkan di sekolah, dan juga artikel  lainnya. Sebelum kita melangkah lebih jauh lagi mengenai Cara Membaca Jangka Sorong atau vernier caliper , sebaiknya kalian harus mengetahui setiap bagian-bagiannya, Agar kalian tahu jangka sorong digunakan untuk mengukur apa saja.

Baca juga :


cara-membaca-jangka-sorong

Jangka sorong ketelitian 0.05 mm

Bagian-bagian dan komponen jangka sorong atau vernier caliper

    1. Rahang atas ( yang lancip posisi di atas kiri foto )


        Jika kalian bingung jangka sorong digunakan untuk mengukur apa, salah satu fungsi jangka sorong yaitu mengukur diameter dalam suatu benda, dengan ketelitian yang sangat kecil. Untuk cara menggunakan jangka sorong dalam mengukur diameter dalam suatu benda kalian cukup memasukkan rahang atas jangka sorong ke dalam bagian benda yang di ukur kemudian perhatikan hasilnya.

    2. Rahang bawah ( yang tumpul bawah kiri foto )


Seperti namanya rahang bawah terletak di bagian bawah jangka sorong. Jika rahang atas digunakan untuk mengukur diameter dalam sebuah benda maka rahang bawah sebaliknya. Rahang bawah berfungi untuk mengukur diameter luar sebuah benda dengan ketelitian yang sama juga hingga 0.01mm. Cara Membaca Jangka Sorong mudah kamu cukup menjepit benda yang akan diukur di rahang bawah, kemudian baca hasil pengukurannya.

    3. Pengukur kedalaman ( batang kecil paling kanan foto )


Seperti namanya pada bagian ini berfungsi untuk mengukur kedalaman sebuah benda. Pada Cara Membaca Jangka Sorong pada bagian ini terdapat sebilah besi yang bisa digunakan untuk mengukur kedalaman sebuah benda. Cara mengukurnya juga mudah sekali kamu hanya cuku memasukkan sebilah besi tadi hingga ke dasar benda yang akan diukur, kemudian hitung hasil pengukuran.

    4. Sekala utama ( Sekala yang ada didalam batang jangka sorong )


Sekala utama terletak di bagian batang dari jangka sorong, di dalam sekala utama terdapat dua satuan yang berbeda yakni CM dan INCI. Jadi ketika akan membaca nya kalian harus perhatikan satuan pada sekala utama. Jika kamu mau pakai CM maka harus menggunakan satuan cm begitu pula sebaliknya. Dalam pembacaanya pun kalian harus teliti memperhatikan sekala utama ini.

    5. Sekala nonius ( sekala kecil di samping kanan rahang bawah )


 Cara Membaca Jangka Sorong selanjutnya Pada bagian ini terdapat sekala yang sangat kecil satuannya micrometer . biasanya di bagian ini searah dengan sekala utama, jika pada sekala utama cm maka pada sekala nonius itu mm. Untuk di sekala nonius selalu sejajar dengan bagian rang yang di geser. Cara membacanya pun sangat mudah, kamu cukup perhatikan angka 0 pada sekala nonius dan baca hasilnya.

      6. Pengunci ( bagian yang bulat di samping rahang atas )


Pada bagian ini berfungsi untuk mengunci sekala nonius agar tidak bergerak, sehingga pembacaan pun bisa akurat. Cara Membaca Jangka Sorong sangatlah mudah, kamu cukup mengencakan pengunci searah jarum jam ketika alat ukur sedang di gunakan. Agar tidak bergerak pastikan ketika alat ukur sedang mengukur kedalaman contohnya, pengunci harus di kunci dulu sebelum jangka sorong diangkat dari benda yang ci ukur.


Cara membaca jangka sorong dengan cepat dan tepat


Setelah kamu mengetahui bagian bagian jangka sorong dan fungsinya saatnya kamu mempelajariCara Membaca Jangka Sorong atau vernier caliper dengan cepat dan juga tepat. Berikut ini tahapnnya ya. Untuk contohnya di sini saya akan mengukur diameter luar suatu benda atau ketebalan suatu benda. Untuk pengukuran yang lain juga sama. 


    1. Perhatikan ketelitian jangka sorong


Sebelum Cara Membaca Jangka Sorong pastikan kamu mengetahui ketelitian jangka sorong. Ketelitian jangka sorong biasanya terletak pada sekala nonius biasnya tertulis 0,02 mm atau 0,05 mm. Pada dasarnya perhatikan saja garis pada sekala nonius, angka 0 sampai 10 pada sekala nonius itu mengartikan 1 MM jadi jika ada garis-garis lagi yang kecil sesuaikan. Contoh lebih lanjut nanti sambil mengerjakan soal nya.

    2. Pastikan jangka sorong sudah terpasang dengan benar


Saat kamu mengukur sebuah benda dan akan membaca jangka sorong pastikan posisi yang kamu ukur tepat berada di tengah agar hasil tepat, serta jangka sorong wajib lurus jangan sampai menceng, atau tidak tegak sehingga nanti pengukuran hasil pengukuran

    3. Perhatikan sekala nonius dan sekala utama

Saya akan memberikan contoh soal untuk cara membaca jangka sorong.


Perhatikan sekala nonius, menurutmu jangka sorong ini memiliki ketelitian berapa mm? Kalo di lihat dari garis pada sekala nonius menunjukkan bahwa jangka sorong memiliki ketelitian 0.05 mm, hal ini dikarenakan simpel nya diantara garis 0 dan 1 terdapat 1 garis berarti setengan atau 0.5 micrometer karena sekala nonius pakainya satuan micrometer 10 micrometer = 1 mm.

0.5 micro meter = 0.05 mm

Cara lainnya 10 : 20 jumlah garis sekal nonius = 0.5 micrometer atau 0.05 mm

Jika kamu sudah tahu ketelitian jangka sorong selanjutnya cara menghitung jangka sorong dan Cara Membaca Jangka Sorong dengan perhatikan 0 pada sekala nonius terletak di tengah tengah sedikit ke kanan di setrip ke 11 sekala utama. Cara cepatnya jika sekala 0 nonius berada di tengah sedikit ke kanan seperti gambar di atas berarti panjangnya titik titik koma lebih dari 0,5mm karena telaknya dit engah agak kekanan. Berarti kamu cukup perhatikan sekala noniusnya di antara angka 5 - 10 perhatikan garis yang lurus, ga perlu di liat urut satu persatu karena sudah jelas bahwa ukurannya lebih dari sekian 0,5 mm.

Pertama kamu masukan angka 11.00 mm Karena sekala nonius berada di setrip ke 11

kedua cara membaca jangka sorong seperti saya sebutkan tadi, kamu cukup perhatikan garis di angka 5-10 di sekala nonius, lihat garis yang sejajar antara garis sekala nonius dengan garis sekala utama. Pada gambar terlihat di setrip angka 6 lebih satu.
berarti 0.65 mm

Selanjutnya cara menghitung jangka sorong jumlahkan 11.00 mm + 0.65 mm = 11.65 mm


Begitulah cara membaca jangak sorong dan cara menghitung jangka sorong dengan cepat dan tepat, yang bisa saya bagikan. semoga bermanfaat.

Senin, 18 Juli 2022

Sistem Transmisi Otomatis, Fungsi, Komponen, Cara kerja

Sistem Transmisi Otomatis, Fungsi, Komponen, Cara kerja

Sistem Transmisi Otomatis


DESCRIPTION


transmisi otomatis



Transmisi Otomatis Saat pengemudi mengemudikan kendaraan yang menggunakan sistem transmisi manual, tuas persneling digunakan untuk memindahkan tingkat gigi transmisi ke tingkat yang lebih tinggi, untuk meningkatkan kecepatan kendaraan. Saat menuruni bukit atau saat kendaraan tidak memiliki tenaga yang cukup untuk mendaki bukit, transmisi perlu digeser ke tingkat yang rendah.


Untuk itu, pengemudi perlu selalu memahami beban mesin dan kecepatan kendaraan untuk dapat melakukan perpindahan gigi dengan baik. Dengan menggunakan sistem transmisi otomatis, perhatian pengemudi seperti di atas tidak diperlukan lagi, karena perpindahan gigi transmisi dilakukan secara otomatis pada waktu yang paling tepat sesuai dengan beban mesin dan kecepatan kendaraan.


Tambah wawasan kamu :

Cara kerja trnasmisi manual

Pegas diafragma pada kopling

Komponen utama sistem transmisi


KEUNGGULAN TRANSMISI OTOMATIS


Dibandingkan dengan sistem transmisi manual, sistem transmisi otomatis memiliki keunggulan sebagai berikut:


1. Mengurangi kelelahan pengemudi dengan menghilangkan pengoperasian dan pemindahan pedal kopling.


2. Pemindahan gigi terjadi secara otomatis dan mulus pada kecepatan yang sesuai untuk kondisi berkendara, sehingga membebaskan pengemudi dari teknik mengemudi yang sulit seperti pengoperasian kopling.


3. Mencegah mesin dan transfer tenaga dari kelebihan beban karena semuanya terhubung secara hidrolik (melalui torque converter) yang tidak mekanis.


BAGIAN UTAMA DAN FUNGSI


Basic


Transmisi otomatis terdiri dari beberapa jenis yang dibuat dengan cara yang berbeda, tetapi fungsi dasar dan prinsip kerjanya sama. Transmisi otomatis memiliki beberapa komponen utama. Agar transmisi otomatis dapat bekerja dengan baik, bagian-bagian tersebut harus dapat bekerja dengan baik dan dalam kondisi yang baik. Untuk mendapatkan pemahaman penuh tentang cara kerja transmisi otomatis, perlu dipahami peran dasar dari bagian-bagian utama.


Transmisi otomatis terdiri dari beberapa komponen utama sebagai berikut:


1. Konverter torsi

2. Unit roda gigi planet

3. Unit kontrol hidrolik

4. Tautan manual

5. Cairan transmisi otomatis


TORQUE CONVERTER


torque-converter

Konverter torsi dipasang di sisi input transmisi dan dibaut ke poros engkol roda gila. Konverter torsi diisi dengan oli transmisi otomatis (ATF) yang berfungsi untuk meningkatkan torsi mesin dan ditransmisikan ke transmisi.


Fungsi konverter torsi:


1. Memperbesar momen (torsi) yang dihasilkan oleh mesin.

2. Bekerja sebagai kopling otomatis yang mentransfer (atau memutuskan) torsi mesin ke transmisi.

3. Peredam getaran (getaran torsional) akibat momen mesin dan transfer tenaga (drive train).

4. Berfungsi sebagai flywheel untuk melunakkan putaran mesin.

5. Dorong pompa oli dari sistem kontrol hidraulik.


PLANETARY GEAR UNITS


planetary gear unit



Unit roda gigi planet ditempatkan dalam kotak transmisi, yang terbuat dari paduan aluminium. Unit planetary gear terdiri dari planetary gear yang mengubah jumlah putaran, kopling dan rem yang dioperasikan oleh tekanan hidrolik (cairan) untuk mengontrol operasi planetary gear; poros untuk mentransmisikan tenaga mesin dan bantalan untuk memperlancar putaran setiap poros.


Fungsi unit roda gigi planet:


1. Menghasilkan beberapa rasio gigi untuk mendapatkan torsi dan kecepatan putaran sesuai dengan kondisi berkendara dan keinginan pengemudi.

2. Sediakan gigi mundur untuk arah gerakan mundur

3. Memberikan posisi gigi netral yang memungkinkan kendaraan berbelok idling saat kendaraan berhenti


PLANETARY GEAR SET


Planetary gear set adalah roda gigi yang dihubungkan secara seri yang terdiri dari sun gear, beberapa pinion gear, carrier yang menghubungkan pinion gear dengan ring gear dan ring gear.


BRAKE


Rem menahan salah satu komponen planetary gear (sun gear, ring gear atau carrier) yang dapat bergerak untuk mendapatkan gear ratio yang dibutuhkan. Rem dioperasikan oleh tekanan hidrolik. Ada dua jenis rem, yaitu rem cakram ganda basah dan rem tipe pita.

Pada tipe rem cakram ganda, pelat yang dipasang pada rumah transmisi dan cakram berputar integral dengan setiap set roda gigi planet ditekan satu sama lain untuk menahan satu bagian dari roda gigi planet agar tidak bergerak.

Pada tipe rem band, brake band dililitkan pada tromol rem yang terpasang pada salah satu bagian dari planetary gear. Jika tekanan hidrolik bekerja pada piston yang bersentuhan dengan pita rem, pita rem akan mencengkeram tromol rem untuk menahan satu bagian dari roda gigi planet agar tidak bergerak.


CLUTCH AND ONE-WAY CLUTCH


one way clutch


Kopling menghubungkan konverter torsi untuk mentransfer torsi engine ke poros perantara dan memutuskan konverter torsi dari planetary gear untuk menghentikan transfer torsi. Kopling tipe cakram ganda terdiri dari beberapa cakram yang disusun maju mundur.


Kopling dihubungkan dan dilepaskan oleh tekanan hidrolik. Kopling satu arah terdiri dari inner race dan outer race dengan sprag atau roller yang ditempatkan di tengah. Kopling satu arah hanya dapat mentransmisikan momen puntir dalam satu arah.


HYDRAULIC CONTROL SYSTEM


cara kerja valve body



Sistem kontrol hidrolik terdiri dari oil pan yang berfungsi sebagai penampung cairan, pompa oli untuk menghasilkan tekanan hidrolik, valve yang memiliki berbagai fungsi dan saluran pipa cairan yang menyalurkan oli transmisi ke kopling, rem dan bagian lain dari sistem kontrol hidrolik. . Sebagian besar katup sistem kontrol hidraulik terletak di rakitan badan katup di bawah roda gigi planet.


Fungsi sistem kontrol hidrolik:


1. Alirkan oli transmisi ke konverter torsi.

2. Mengatur tekanan hidrolik yang dihasilkan oleh pompa oli.

3. Ubah beban mesin dan kecepatan kendaraan menjadi "sinyal" hidrolik.

4. Terapkan tekanan hidrolik ke kopling dan rem untuk mengatur operasi roda gigi planetary.

5. Lumasi bagian transmisi dengan oli.

6. Dinginkan konverter torsi dan transmisi dengan oli.


KONTROL PERGESERAN


Sistem kontrol hidraulik mengubah beban engine dan kecepatan kendaraan menjadi "sinyal" hidraulik. Berdasarkan sinyal ini, tekanan hidrolik diterapkan pada kopling, rem, dan roda gigi planetary untuk mengubah rasio roda gigi secara otomatis sesuai dengan kondisi mengemudi. Pemindahan gigi dilakukan oleh unit kontrol hidrolik dengan cara berikut.


MANUAL LINKAGE




Transmisi otomatis melakukan up-shift dan downshift secara otomatis. Namun ada dua keterkaitan yang memungkinkan pengemudi beroperasi secara manual dengan menyambungkan ke transmisi otomatis. Linkage ini adalah tuas pemilih dengan kabel dan pedal akselerator dan kabel throttle.


SHIFT PEMILIH KABEL


Tuas pemilih perpindahan memiliki tuas perpindahan transmisi manual. Hal ini terhubung dengan transmisi melalui kabel. Pengemudi dapat memilih mode maju atau mundur, netral dan parkir dengan mengoperasikan tuas ini.


 Pada sebagian besar transmisi otomatis, mode maju terdiri dari tiga level "D" (Berkendara),",2" (Kedua) dan "L" (Rendah). Untuk alasan keamanan, mesin hanya dapat dihidupkan pada posisi "N" (Netral) atau "P" (Parkir); karena pada posisi tersebut transmisi tidak dapat menyalurkan tenaga dari mesin ke drive train.


ACCELERATION PEDAL


Pedal akselerasi dihubungkan melalui kabel ke katup throttle (sensor posisi throttle). Derajat menekan pedal akselerasi, juga membuka katup throttle ditransmisikan ke transmisi melalui kabel ini.


Transmisi otomatis melakukan up-shift dan downshift tergantung pada beban mesin (pembukaan katup throttle) dan pengemudi dapat mengubahnya dengan mengatur pedal akselerasi


AUTOMATIC TRANSMISSION FLUID (ATF)


Minyak mineral berbasis minyak bumi bermutu tinggi khusus yang dicampur dengan beberapa aditif digunakan untuk melumasi transmisi otomatis. Oli ini dikenal dengan nama Automatic Transmission Fluid (ATF) untuk membedakannya dengan oli jenis lain.


Transmisi otomatis harus selalu menggunakan tipe ATF yang ditentukan. Penggunaan ATF selain yang ditentukan atau penggunaan ATF campuran akan mengurangi kemampuan transmisi otomatis. Untuk memastikan transmisi otomatis bekerja dengan baik, level oli juga penting.


Gunakan dipstick untuk memeriksa level oli, hal ini dilakukan saat mesin dalam keadaan idling dan transmisi pada temperatur operasi normal serta tuas transmisi pada posisi P. fungsi ATF


1. Mentransfer momen puntir dalam konverter torsi

2. Mengontrol sistem kontrol hidrolik, serta kerja kopling dan rem pada transmisi otomatis.

3. Lumasi roda gigi planet dan bagian bergerak lainnya

4. Mendinginkan bagian yang bergerak


Penaganan Pada Trnasmisi Otomatis


Banyak sekali orang yang memiliki mobil matic tidak tahu cara melakukan perawatan ataupun menangani mobil saat kendaraan sedang mogok. Jadi akan saya sampaikan beberapa hal baru yang mungkin kamu belum tahu. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan saat menangani kendaraan yang memiliki transmisi otomatis.

1.  Saat kendaraan mogok.


Hal yang sering banyak dilupakan saat menangani mobil matic yang mogok adalah dengan menderek mobil dengan cara di tarik. Hal ini sangat berbahaya dan merusak untuk transmisi matic. Kenapa demikian, karena pada dasarnya di dalam transmisi otomatis terdapat komponen yang selalu bergesekkan, dan komponen ini membutuhkan pelumasan agar part-part tidak mengalami keausan parah. 

Karena fluida atau bahasa umumnya oli matic hanya bersirkulasi saat mesin sedang runing. Jadi jika mesin dalam kondisi mati dan kemudian mobil di tarik maka part yang bergesekkan didalam transmisi otomatis akan aus dan rusak.

2. Jangan tarik mobil matic yang mogok


Seperti dijelaskan pada poin satu tadi, maka mobil matic yang mogok wajib di gendong untuk memindahkannya dari satu tempat ketempat lain yang jauh. Jika memang tidak ada akses untuk truk towing masuk maka pada intinya jangan sampai komponen pada transmisi matic berputar hal ini bisa dilakukan dengan cara melepas bagian propeler shaft pada mobil kamu. Hal ini akan mencegah putaran dari roda menuju transmisi.

3. Pastikan pergi kebengkel yang handal


Banyak terjadi mobil matic khususnya penggerak depan mengalami oli matic habis, hal ini dikarenakan hanya hal sepele yakni pemilik mobil mengganti oli mesin ke bengkel biasa yang mungkin mekaniknya masih belajar. Hal ini berakibat pada saat menguras oli mesin yang dikuras adalah oli transmisi. Kenapa bisa demikian, pada kebanyakan mobil bentuk carter dari transmisi otomatis hampirt menyerupai carter oli mesin bahkan menurut yang awam tidak bisa membedakannya.

Pastikan pergi kebengkel kepercayaan anda atau pergi ke bengkel resmi agar tidak terjadi salah kuras oli yang berdampak pada rusaknya transmisi matic.

Senin, 13 Juni 2022

Cara Tune Up Mobil EFI

Cara Tune Up Mobil EFI

Cara Tune Up Mobil 


cara-tune-up-mobil-injeksi

Cara tune up mobil bisa dilakukan di rumah, bahkan jika Anda seorang pemula dan baru di dunia otomotif. Selama Anda membaca artikel ini dengan seksama, akan mudah bagi Anda untuk tune up mobil injeksi dan karburator di rumah tanpa masalah. Artikel ini ditulis oleh teknisi profesional, jadi semua yang ada di dalamnya sesuai dengan dilapangan.

  • Apa fungsi tune up mobil injeksi dan karburator?

Fungsi dari tune up sendiri baru dirasakan nantinya. Jika mobil Anda sudah pernah diservis atau disetel sendiri, performa kendaraan akan tetap terjaga optimal. Hal ini akan menghindarkan Anda dari kemungkinan mobil tiba-tiba mogok karena kurang perawatan.


Sebelum lanjut lebih jauh sebaiknya anda juga baca artikel dibawahini :

    Keterampilan dasar seorang tehnisi

    Kenapa oli mesin harus diganti

    Cara merawat ac mobil tetap dingin

  • Apa yang Harus Disiapkan Saat Tune Up Di Rumah

Saat akan melakukan tune up di rumah, Anda harus menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan untuk menunjang performa Anda, serta untuk membersihkan komponen yang kotor. Yang harus kita persiapkan untuk melakukan tune up sendiri di rumah yaitu :


        1. Alat untuk membuka busi mobil jepang, untuk mobil injeksi yang menggunakan busi biasa menggunakan kunci busi ukuran 16, sedangkan untuk mobil yang sudah menggunakan busi iridium menggunakan kunci busi 14. Jika mobil anda mobil karburator tua seperti kijang maka ukuran kunci busi nya adalah 21. Jangan lupa alat pendukung seperti kunci 10, 12, sok sambungan pendek dan sedang, dan stang L. Kemudian siapkan juga obeng plus dan min.


       2.Bahan tambahan, jika Anda ingin mendapatkan performa terbaik setelah melakukan servis mobil sendiri di rumah, maka saat Anda tune up sendiri mobil injeksi dan karburator, belilah engine conditioner. Cairan ini berfungsi untuk membersihkan intake, katup, dan ruang bakar serta membersihkan busi.


Setelah Anda siap, kini saatnya tune up sendiri mobil injeksi dan karburator di rumah sesuai standar bengkel resmi.


Tetapi tetap saja ada beberapa pengecekan yang hanya bisa dilakukan oleh profesional, yang saya sampaikan disini umumnya adalah pekerjaan yang orang awam pun bisa melakukannya asalkan bisa dikerjakan dengan teliti dan sesuai dari saran artikel saya.

 

 A. Periksa dan bersihkan filter udara


Buka kotak filter udara, perhatikan konstruksinya sebelum dibongkar, sederhanakan pekerjaan Anda dengan menghilangkan komponen yang menghalangi gerakan Anda. Dengan membuka klip atau baut, ambil filter udara dan bersihkan dengan memukul di lantai, jika Anda memiliki kompresor semprot filter udara berlawanan dengan arah pemasukan udara, sambil memukul kannya ke lantai sesekali.

Jika filter udara Anda tipe basah, filter udara tidak dapat dibersihkan, karena akan merusaknya . Setelah dibersihkan ternyata kotorannya masih sangat pekat, dan filter udaranya berwarna hitam, makanya gantilah filter udara dengan yang baru. Masa pakai filter udara hingga 40.000 KM, dan jika kamu sering berkendara di tempat yang banyak debu filter udara bisa di ganti di 20.000 KM.


  B. Periksa busi dan kabel / koil busi


Sebelum Anda melepas busi, semprotkan kondisioner mesin ke throttle atau karburator, saat mesin berjalan pada 4000 RPM. Jika sudah disemprot, lepas koil atau kabel busi, lalu periksa dulu kabel busi atau koil apakah ada kemungkinan kebocoran pengapian, biasanya ditandai dengan adanya warna putih pada bodi koil dan kabel busi jika mobimu karburator.


Hati-hati ketika menyemprotkan engine kondisoner, peganglah selang agar tidak terlepas dan masuk ke intake manifold saat engine condisioner disemprotkan.


Setelah memeriksa koil dan kabel busi, lepaskan busi dengan benar, pastikan tidak terjadi kesalahan saat melepasnya. Mungkin agak keras jadi pukul-pukul kunci busi menggunakan tangan agar busi mudah kendor.


Periksa busi, jika ujung elektroda sangat miring, ganti busi, jika masih ok bersihkan busi dengan cairan tadi atau gunakan sikat busi. Jika busi iridium tidak disikat, karena kondisioner mesin sudah disemprot tadi, bersihkan busi iridium dengan menyemprotkan cairan tadi, diamkan dan kemudian dilap saja, sambil menyiramnya dengan sedikit bensin.


    D. Periksa kondisi sistem pendingin


Periksa semua selang dan sambungan ke sistem pendingin. Pastikan selang radiator tidak keras karena kerak. Periksa setiap sambungan selang radiator apakah ada kebocoran atau tidak, jika ada kebocoran maka ada jamur putih yang merembes di sekitar sambungan.


Setelah memeriksa selang radiator, kemudian periksa air radiator dan jumlah air radiator di reservoir. Tangki cadangan atau reservoir harus dalam posisi penuh saat dingin. Periksa juga apakah tutup radiator macet atau tidak dan periksa kebocoran pada radiator. Pastikan menggunakan air colent asli, karena jika menggunakan air biasa akan menyebabkan kerak pada radiator dan akan menghambat sirkulasi yang akan menyebabkan mesin menjadi panas. Periksa juga kondisi radiator jika tutup sudah dibuka pastikan bagian dalam radiator tidak berkerak. Jika berkerak segera bawa ke tukang radiator untuk dibersihkan. Dan ganti air radiator dengan colant yang berkualitas


   E. Periksa dan tambahkan air baterai


Pastikan aki tetap dalam kondisi prima karena jika aki aus akan merepotkan nantinya karena mobil tidak bisa distarter. Cara mengeceknya juga mudah, seperti:


    1. Periksa baterai secara fisik dari kemungkinan kembung

    2. Periksa kondisi sel pada baterai, pastikan kondisi sell terendam air aki dan air aki tidak keruh atau habis. jika ada kondisi salah satunya mak di pastikan umur aki sudah tidak panjang lagi.

    3. Tambahkan air pada aki sampai pada posisi batas penuh, jangan terlalu penuh karena akan menimbulkan jamur pada aki yang disebabkan karena uap dari aki.

    4. Coba nyalakan mobil 4 atau 5 kali, pastikan normal saat distarter.


F. Periksa van belt atau drive belt


cara-tune-up-mobil

Sabuk penggerak sangat penting saat diperiksa karena fungsinya sangat penting dan kompleks. Fungsi dari sabuk penggerak atau van belt adalah untuk menggerakkan komponen-komponen seperti alternator, kompresor ac, pompa air dan lain sebagainya. Jadi jika sabuk penggerak retak kemungkinan besar akan putus dalam waktu singkat.

Ini akan menyebabkan sistem pengisian tidak berfungsi, mesin menjadi panas atau ac tidak dingin. Ini karena dukungan mekanis untuk sistem ini tidak berfungsi dengan baik. Jika van belt kendor maka lakukan penyetelan. Pastikan tidak ada sambungan yang terputus, atau tekelupas. Jika ada salah satu hal tadi maka ganti van belt dengan yang baru. Pastikan yang memasang adalah mekanik yang berpengalaman.

    G. Bersihkan Trothel atau Karburator


Cara tune up injeksi dan karburator selanjutnya adalah dengan membersihkan trothel jika mesin sudah injeksi atau karburator jika mesin belum injeksi. Hal ini sangat penting untuk menjaga agar campuran bahan bakar tetap homogen, menjaga performa kendaraan tetap optimal, dan menjaga kebersihan pada saluran masuk intake manifold.

Jika Anda awam, jangan khawatir, gunakan kondisioner mesin dan semprotkan pada trothel saat mesin berputar. Kemudian setelah itu buka skep skep dan lap sisa kotoran yang masih tertinggal dengan kain.

Bagi mobil yang kilometernya sudah tinggi 150.000 KM keatas berhati-hati saat membersihkan trothel, kerak kotoran yang keras dan menempel di antara skep trothel jangan dipaksakan untuk dibersihkan, karena nantinya dapat menyebabkan mesin memiliki RPM tinggi, karena adanya celah antara skep dan trothel yang disebabkan oleh hilangnya kotoran tadi. 

Disini anda akan dihadapkan dengan dua pilihan, 1. Mesin bertenaga tapi rpm tinggi 2. Mesin kurang bertenaga tapi rpm normal. hal ini dikarenakan kotoran pada skep yang tadi disebutkan diatas. Solusinya adalah mengganti trothel assy. Biasanya untuk mengakali mekanik akan meberikan sealer atau plastik stell pada skep yang memiliki celah, tapi ini tidak saya sarankan. karena resiko terlepas dan masuk ke ruang bakar atau bahkan mengganjal katup. Soalnya saya sudah pernah menemukan hal semacam ini pada unit yang saya servis, setelah diservis dari bengkel luar.
 

    F. Bersihkan sensor


Langkah selanjutnya dalam melakukan tune up injeksi dan tune up manual sendiri di rumah adalah dengan membersihkan sensor seperti Air flow sensor yang terdapat pada mesin seperti  Inova bensin, Great Xenia dan membersihkan ISC pada mesin seperti All New Xenia 2012, Terios 2018 ke bawah.

Bersihkan sensor menggunakan kondisioner mesin. Semprotkan ujung sensor dan bersihkan dengan lap. Untuk Air Flow, bersihkan dengan engine conditioner kemudian dibilas menggunakan Brake Part Cleaner. Pastikan seal oring tidak terkena cairan dan bensin atau oli, karena nanti bisa melar akibatnya nanti sensor tidak bisa dipasang.

Jika ingin lebih detai mengenai servis mobil silahkan baca artikel dibawah

Itulah ulasan tentang cara service atau cara tune up injeksi dan manual itu sendiri, bahasa umum bisa disebut cara stell mesin mobil injeksi dan karburator. Artikel ini ditulis oleh teknisi sungguhan, bukan situs web lain yang ditulis oleh orang yang tidak ahli di bidangnya, jadi pembahasannya agak membingungkan. Silahkan bagi yang ingin menulis ulang artikel ini dengan syarat mencantumkan link blog ini, semoga bermanfaat.

Sabtu, 11 Juni 2022

Komponen Differential Dan Cara Kerjanya

Komponen Differential Dan Cara Kerjanya

Komponen Differential Dan Cara Kerjanya


1. FINAL GEAR


Final gear berfungsi untuk mereduksi kecepatan dan memperbesar torsi sebelum
torsi mesin diteruskan dari propeller shaft ke drive shaft. Secara umum, final gear dipasang kedalam housing pada bagian tengah rear axle tube. Pada final gear, spiral bevel gear dan hypoid bevel gear , digunakan untuk merubah arah putaran propeller shaft sebelum torsi mesin diteruskan ke rear axle
shaft sehingga roda-roda menggerakkan
kendaraan.

Perbandingan reduksi kecepatan secara hati-hati dipertimbangkan untuk memenuhi kondisi jalan seperti kecepatan maksimum, akselerasi, fuel consumption, dan lain-lain dituntut dengan penuh pertimbangan yang diberikan pada tahanan laju kendaraan, output dan r ange kecepatan mesin, radius roda, dan lain-lain.


2. DIFFERENTIAL ASSY



Final gear dan Differential gear dirakit menjadi satu dalam differential carrier dan dipasang pada differential housing. Drive pinion dipasang pada differential carrier dengan dua tapered roller bearing dan menghasilkan preload yang cukup pada bearing.

Ring gear dan differential case dipasang menjadi satu pada differential carrier melalui dua side bearing. Mur penyetel atau shim penyetel dipasangkan pada bagian luar dari kedua side bearing untuk menyetel backlash antara drive pinion dan ring gear.

Side gear dan axle shaft dihubungkan melalui spline. Oli seal dipasang pada companion flange untuk mencegah kebocoiran oli. Apabila preload tidak diberikan pada bearing inner dan outer ketika merakit drive pinion, maka saat drive pinion menerima beban, beban tersebut akan dipikul oleh bagian ujung lawan bearing yang diberi beban.

Apabila bearing terlalu longgar, maka bearing berputar tidak stabil dan dapat mengakibatkan keausan, untuk mencegah terjadinya hal ini mka pda drive pinion diberi preload bearing. Preload bearing dapat diperoleh dari adanya tahanan sebelum berputar


APA ITU LIMITED SLIP DIFFERENTIAL / LSD


TUJUAN DAN PRINSIP KERJA


Differensial konvensional mempunyai karakteristik yaitu memindahkan tenaga mesin ke roda kanan dan kiri sama besar, sehingga kendaraan bergerak lurus ke depan. Ketika kendaraan membelok, roda penggerak sebelah luar berputar lebih cepat dari roda sebelah dalam karena mempunyai tahanan lebih rendah.

Differential membuat roda penggerak sebelah luar (roda yang tahanan yang lebih rendah) berputar lebih cepat dari roda sebelah dalam , dengan demikian kendaraan dapat membelok dengan lembut. Bagaimanpun, jika salah satu roda slip di dalam
lumpur atau pada permukaan yang licin dan kehilangan traksi, mengakibatkan roda
penggerak lainnya kehilangan tenaga, sehingga kendaraan tidak dapat bergerak.

Kerugian lainnya dari differential konvensional adalah ketika kendaraan berjalan pada jalan yang tidak rata dan salah satu roda terangkat dari jalan, roda akan berputar dengan cepat. Ketika roda kembali berhubungan dengan jalan, menghasilkan goncangan yang pantas dipertimbangkan, yang mengakibatkan kendaraan oleng. 

Limited slip differential adalah differential konvensional yang ditambahkan dengan friction clutch melalui axle shaft yang dihubungkan dengan differential
case. Ada beberapa tipe limited-slip differential yang digunakan dan dilengkapi dengan power-lock differential (friction clutch type) yang memliliki efisiensi mekanis yang tinggi dan secara meluas digunakan pada industri kendaraan luar negeri.


Pada differential tipe ini, power drive (tenaga penggerak) dipindahkan ke roda kanan dan kiri sama besar dengan cara konvensional, tetapi jika ada perbedaan antara kecepatan putaran dari roda-roda penggerak, tenaga diteruskan dari roda penggerak yang kecepatannya lebih tinggi ke roda yang kecepatannya lebih rendah melalui friction clutch. 

Sebagai hasilnya, tenaga yang lebih besar dipindahkan ke roda penggerak yang kecepatannya lebih rendah, akibatnya tenaga pada roda penggerak lainnya berkurang. Memutarnya roda penggerak dieliminasi dengan mengubah distribusi dari tenaga mesin ke roda - roda penggerak. Oleh karena itu berhubungan dengan pengaturan ini, jika salah satu dari roda penggerak slip dan sementara traksi hilang, roda penggerak yang lain mempunyai tenaga penggerak yang lebih sehingga kendaraan dapat bergerak

KONSTRUKSI DAN FUNGSI

Gambar disamping kiri adalah gambar potongan dari sebuah limited-slip differential. Perbedaan limited-slip differential (LSD) dengan differential konvensional adalah penggunaan sepasang friction clutch untuk menghubungkan
axle shaft dengan differential case. Clutch diperlihatkan pada gambar adalah tipe
multi-plate yang terdiri dari friction plate dan friction disc yang dipasang diantara differential case dan side gear ring . Posisi side gear ring di belakang side gear dan dihubungkan dengan axle shaft oleh spline..

Friction disc berhubungan dengan side gear ring melalui spline. Friction plate mempunyai empat (4) tonjolan dan dipasang pada alur–alur differential case. Seperti diperlihatkan pada gambar, pinion shaft mempunyai bagian berbentuk "V" pada ujung yang tajam berhadapan satu sama lainnya. Bagian yang berbentuk "V" dipasang pada alur differential case. Differential case adalah dapat dipisah dalam dua bagian kanan dan kiri dan alur "V" memotong pada permukaan pasangan case. 

FRICTION CLUTCH PRESSURE



Friction disc ditahan dengan kuat hanya melawan friction plate ketika torsi mesin dipindahkan ke unit differential. Torsi mesin dipindahkan ke differential case melalui: pinion shaft ke pinion gear ke side gear ring ke friction disc dan ke friction plate

Rabu, 08 Juni 2022

Cara Kerja Dan Konstruksi Syncromesh Transmisi Manual

Cara Kerja Dan Konstruksi Syncromesh Transmisi Manual

CARA KERJA DAN MEKANISME SYNCHROMESH 


Pengaturan pemindahan gigi dapat dilakukan dengan lembut, mudah dan cepat dengan alat synchromesh. adalah sangat menguntungkan terutama saat deselerasi dan akselerasi. Lebih lanjut, waktu perawatan transmisi dapat diperpanjang dan memperkecil kerusakan karena tidak ada alasan tenaga diberikan pada gigi-gigi 
dan part lainnya.

SYNCHROMESH TIPE KEY (WARNER) 


Konstruksi

konstruksi-syncromesh



Sebuah synchromesh tipe key terdiri dari sebuah clutch hub, insert, spring, sleeve, blocker ring dan dog gear pada gear mainshaft. Clutch hub dipasang ke spline pada mainshaft. Terdapat tiga alur dalam spline pada sekeliling hub. Insert adalah disisipkan ke dalam alur key, dan sleeve terpasang padanya. 

Sleeve terpasang pada hub melalui spline. Terdapat sebuah alur di mana shift arm 
disisipkan disekelilingnya, dan digerakkan kearah aksial oleh shift arm. Terdapat alur dibagian tengah dari sekeliling dalam sleeve, dan beralur, bagian menonjol pada insert. Tiga buah insert terpasang pada alur hub, dan tonjolan tengah terhubung dengan alur pada sleeve. Insert ditekan keluar oleh spring 
melawan sleeve. 

Kedua ujung dari insert masuk ke bagian bentuk dari blocker ring, memindahkan gerakan dari sleeve ke blocker ring. Bagian luar dari blocker ring dilengkapi dengan spline, dan bagian yang berhadapan dengan sleeve adalah chamfer sehingga dengan mudah berhubungan dengan spline pada sleeve. 

Bagian dalam berbentuk tapered cone dan beralur. Ketika perpindahan gigi-gigi, lapisan oli terpotong dan memudahkan kopling bekerja.

Cara kerja 


Tahap 1 


cara-kerja-syncromesh


Tahap pertama adalah sleeve bergeser oleh shift arm untuk mengawali proses penyamaan. 

a. Bersamaan dengan insert, sleeve bergerak 
pada clutch hub. 
b. Ujung dari insert menekan blocker ring kearah 
aksial. 
c. Blocker ring menekan ke bagian kerucut dari gigi, dan blocker ring berputar oleh gaya gesekan yang dihasilkan, karena blocker ring menekan pada bagian kerucut gigi. Posisi yang relative dari spline blocker ring dan sleeve adalah ditunjukkan pada gambar dikiri. 

Tahap 2 


konstruksi-syncromesh



Tahap kedua adalah dari awal bekerjanya proses synchronisasi hingga proses akhir synchronisasi .
 
a. Ketika sleeve digerakkan lebih lanjut oleh shift arm, ketiga insert menekan spring dan turun, dan gigi – gigi pada blocker ring dan sleeve menjadi berhubungan satu sama lainnya. 
b. Sleeve terus bergerak lebih lanjut dengan menekan blocker ring. Bagaimanapun jika perbedaan kecepatan antara roda gigi dengan synchronizer besar, maka terjadi gaya penekanan kembali sleeve terhadap blocker ring, sleeve tidak bisa bergeser lebih lanjut. 

Dengan konsekwensi, gaya pada shift arm yang terus menggerakkan sleeve menekan blocker ring melawan tapered cone lebih kuat, mengakibatkan gaya gesekan meningkat. 

c. Sebagai hasilnya, synchronizer dipercepat atau diperlambat sampai kecepatan sama dengan itu roda gigi jadi berhubungan dengan cones roda gigi

Tahap 3 


cara-kerja-syncromesh-ring



Tahap ketiga adalah bekerjanya dari akhir proses synchronisasi hingga akhir penghubungan. 

a. Ketika kecepatan blocker ring telah sama dengan roda gigi, gaya yang berniat untuk memutar blocker ring menghilang, mengakibatkan sleeve menekan blocker ring terus dan bergerak lebih lanjut. 

b. Sleeve berhubungan dengan dog gear pada mainshaft gear dengan mudah mengakibatkan kecepatan yang sama. 

SYNCHROMESH TIPE PIN 


Konstruksi 


konatrukai-hubslive



Mekanisme synchromesh tipe pin terdiri dari synchronizer ring, clutch hub, tiga syncrhronizer pin,tiga guide pin, tiga pendorong (thrust pieces), 'tige pegas pengunci synchromesh (synchronizer lock spring) dan sebuah bola. Synchronizer pin memegang synchronizer ring pada ke dua sisi. 

Di tengahnya terdapat (chamfered) dengan sudut 5 0 0. Dan menekan melalui kopling hub sleeve. Tipe ini digunakan pada transmisi MAF dan MJA  yang dipasang pada kendaraan F dan C series. Guide pin terkunci berlawanan di setiap 
synchronizer pin dan bola tertekan ke dalam alur di tengah pada setiap pin dengan adanya tekanan pegas yang terletak dalam sebuah lubang pada hub sleeve. Guide pin menahan synchronizer ring pada tiap sisi dalam posisi netral. Bagian luar synchronizer ring berbentuk kopling kerucut.

Fungsi 


Bila tuas pemindah gigi digerakkan, clutch hub sleeve akan terdorong ke kiri dan alur bagian dalam pada hub sleeve mulai berkaitan dengan alur-alur roda gigi (gear spline). Syschronizer ring dibuat sedemikian rupa agar dapat bersentuhan dengan bagian dalam roda gigi yang berbentuk kerucut, sebelum roda gigi bersentuhan dengan hub sleeve. 

Pada waktu synchronizer ring dan roda gigi yang kerucut bersinggungan, sinkronisasi di mulai dan tenaga dipindahkan dari hub sleeve ke sinchronizer ring melalui tiga guide pin dan tiga synchronizer pin. Pada tiap syschronizer pin membentuk seperti gambar di samping alur pada syschronizer pin dibuat bersentuhan dengan hub sleeve seperti diperlihatkan oleh momen kopling kerucut saat mulai persentuhan. Geseran juga terjadi, peda guide pin.

Minggu, 05 Juni 2022

Sistem Transmis Manual dan Komponen Transmisi Manual

Sistem Transmis Manual dan Komponen Transmisi Manual

Cara kerja transmisi manual lengkap dengan gambar


Sistem Transmisi manual merupakan gabungan roda-roda gigi yang memindahkan putaran dan momen crankshaft ke roda-roda penggerak. Sedangkan tujuan utama transmisi adalah untuk memindahkan tenaga mesin sesuai dengan kondisi  pengendaraan. 

Syarat penting transmisi


Transmisi mobil yang berganti-ganti dalam desain tergantung pada type, harus melihat kebutuhan-kebutuhan berikut : 

    1. Mudah untuk mengontrol dan memilih 
perbandingan gigi yang diinginkan secara 
cepat. 
    2. Dapat bekerja dengan cepat dan 
memindahkan output mesin dengan lembut 
    3. Efisiensi mekanis yang tinggi dan ekonomi 
    4. Mempunyai kemampuan yang tinggi, bebas 
masalah dan mudah dioperasikan. 
    5. Mudah untuk perawatan 
    6. Kompak dan beratnya sedang. 

Transmsisi mobil tidak hanya berfungsi untuk merubah perbandingan gigi dalam beberapa tahap tetapi perbandingan gigi bisa berubah secara kontinyu dan secara otomatis. Kebutuhan ini dipenuhi oleh sebuah transmisi otomatis yang memanfaatkan planetary gear dan torque converter. Dalam suatu kasus mobil 
dengan menggunakan transmisi otomatis, hubungan antara kecepatan dan tenaga 
penggerak dapat diwakili oleh kurva "A" seperti pada gambar, adanya output mesin yang konstan. 

Dalam kasus di dalam kasus transmsisi manual konvensional kurva berbentuk parabola seperti "B" yang ditunjukkan pada gambar. Biasanya pada sistem transmisi manual tidak mempunyai banyak reduksi gigi kecepatan, sehingga tidak praktis karena area yang diarsir yang ditunjukkan pada gambar (dimana momen mesin tidak efektif digunakan) diperluas menjadi lebih besar. Sebaliknya, bila sebuah sistem transmisi manual dengan banyak reduksi gigi kecepatan, kurva akan menunjukkan hubungan antara kecepatan dan momen tenaga penggerak hampir 
mendekati kurva dengan symbol "A", tetapi pembuatan transmisi akan lebih sulit dan cara pengoperasiannya lebih sulit. 

Oleh karena itu, jumlah reduksi gigi percepatan yang digunakan dalam sistem transmisi manual harus dipertimbangkan dengan hati-hati, sehingga pencapaian jalan yang sempurna dapat dipelihara dengan tidak mengurangi nilai efesiensi mekanis. Semakin besar output mesin yang digunakan untuk menggerakkan mobil dengan beratnya, semakin kecil jumlah reduksi gigi yang diperlukan. Transmisi untuk mobil penumpang biasanya mempunyai 3 sampai 4 gigi, sedangkan untuk truck menggunakan transmisi dengan 4 sampai 5 gigi. 

Sebagian transmisi dengan 5-speed mempunyai over-drive gear dengan gear ratio kurang dari 1 terhadap 1 sehingga perpindahan pada gigi ini dimana mesin tidak diberikan beban berat, akan membuat propeller shaft berputar lebih cepat dari mesin.

2. KONSTRUKSI Komponen Transmisi Manual


1. PEMINDAH DAYA 


Berikut adalah pemindahan daya mesin pada sistem transmisi manual MSG5K yang digunakan pada kendaraan Isuzu Panther. 

Posisi Netral 


cara-kerja-transmisi-manual-netral

Putaran dari Input shaft hanya di teruskan ke 4th gear kemudian ke counter gear dan tidak diteruskan ke output shaft sehingga tenaga dari mesin tidak diteruskan ke roda-roda.

Perpindahan Roda Gigi ke 1 


cara-kerja-transmisi-manual-gigi-1

Pada gigi satu perbandingan rasio giginya besar sehingga torsi di hasilkan juga besar namun kecepatannya lamban. Cara kerja sistem transmisi manual gigi pertama yaitu putarn dari Input shaft  diteruskan menuju 4th gear yang selanjutnya putaran di trasnfer menuju counter gear  selanjutnya menuju 1st gear dan dilanjutkan ke hub sleeve diteruskan ke clutch hub dan pada akhirnya ke output shaft sehingga roda bisa berputar dengan torsi yang besar.

Perpindahan Roda Gigi ke 2 


cara-kerja-transmisi-manual

Pada gigi dua putaran dari Input shaft diteruskan menuju 4th gear  kemudian menuju counter gear dan selanjutnya putaran di transfer ke 2nd gear diteruskan ke hub sleeve ke clutch hub dan pada akhirnya menuju ke output shaft.
 

Perpindahan Roda Gigi ke 3


cara-kerja-transmisi-manual-gigi-tiga

Cara kerja transmisi manual pada gigi tiga putaran dari Input shaft diteruskan menuju 4th gear yang selanjutnya di teruskan ke counter gear kemudian menuju 3rd gear dan ke hub sleeve kemudian clutch hub dan akhirnya  output shaft berputar. 

Perpindahan Roda Gigi ke 4


cara-kerja-transmisi-manual-gigi-4

Untuk cara kerja transmisi manual berikutnya pada gigi 4 putaran Input shaft diteruskan langsung menuju output shaft namun lebih detailnya putaran dari input shaft diteruskan menuju 4th gear kemudian hub sleeve selanjutnya ke clutch hub 
dan akhirnya output shaft berputar.

Perpindahan Roda Gigi ke 5



transmisi-manual




Pada gigi lima kecepatan yang dihasilkan jadi lebih besar karena perbandingan rasio giginya sangat kecil. Untuk cara kerja transmisi manual pada gigi 5 putaran dari Input shaft menuju 4th gear diteruskan ke counter gear selanjutnya ke 5th gear kemudian ke hub sleeve ke clutch hub dan akhirnya output shaft berputar. 

Baca Artikel Selanjutnya 
 

 

Perpindahan Roda mundur 


cara-kerja-transmisi-manual-mundur


Untuk gigi mundur terdapat mekanisme yang membalikkan putaran sehingga kendaraan bisa berjalan mundur yakni idle gear, sedangkan cara kerjanya putaran dari Input shaft menuju 4th gear kemudian putaran dilanjutkan counter gear kemudian ke idle gear selanjutny ke reverse gear dan dihubungkan ke hub sleeve kemudian ke clutch hub dan pada akhirnya output shaft berputar berlawanan arah jarum jam sehingga kendaraan bisa berjalan mundur. 

Nah begitu lah cara kerja transmisi manual lengkap dengan gambar. Agar pemahaman kamu bisa lebih maka kamu juga harus memahami tentang sycromes dan cara kerca hubslive dan clutch hub.

Kamis, 02 Juni 2022

Cara Kerja Dan Manfaat VVTI Toyota

Cara Kerja Dan Manfaat VVTI Toyota

 Fungsi VVTI Dan Cara Kerjanya Lengkap


Mobil Daihatsu dan Toyota keluaran tahun-tahun sekarang sudah menggunakan mesin dengan teknologi VVTI. Dengan dipasangnya VVTI pada mesin diharapkan dapat meningkatkan performa dan efisiensi bahan bakar.

cara-kerja-vvti


Pengertian VVTI


VVTI merupakan sistem kontrol katup yang dikontrol secara hidrolis dan diatur oleh ECU atau Electronic Control Unit VVTI mengatur waktu buka tutup katup sesuai dengan beban dan putaran mesin. Kepanjangan dari VVTI adalah Variable Valve Timing Intelligent bergerak secara dinamis sesuai dengan kondisi putaran dan beban mesin. 

VVTI merupakan solusi untuk penggerak katup konvensional pada jaman dulu. Untuk mesin tanpa VVTI katup akan terbuka dan tertutup dengan waktu yang sama. Karena kebutuhan bahan bakar berbeda-beda pada setiap beban tertentu dan putaran tertentu maka proses masuknya pun harus di kontrol secara dinamis agar didapatkan efisiensi dan tenaga mesin yang diinginkan .

Untuk mesin dengan pengerak katup konvensional pembakaran tidak ekonomis sehingga lebih boros bahan bakar, tenaga kurang, serta kurang ramah lingkungan. Mesin dengan VVTI  bisa menangani semua hal itu dengan ide jenius mengatur waktu buka dan menutup katup sehingga didapatkan tenaga optimal dengan bahan bakar yang minimal.


Fungsi VVTI pada mesin


VVTI dikontol oleh ECU dengan membaca berbagai macam sensor sebagai koreksi dan penargetan dalam mengubah waktu pembukaan katup. Degan adanya VVTI maka buka tutup katup akan diatur secara otomatis dan dinamis atau berjalan terus menerus sehingga efisensi bahan bakar dan tenaga akan terjaga. Hal ini akan menambah tenaga tanpa membuat bahan bakar boros serta gas beracunn yang tebuang pun sangat sedikit.

VVTI merupakan sistem kerja sedangkan komponen yang sangat penting dan biasa di sebut sebagai VVTI yakni Controler VVTI, jantung utama untuk mengubah timing pembukaan katup secara dinamis dengan bantuan gaya hidrolik dari tekanan oli yang di atur oleh Oil Conrol Valve,

Cara Kerja VVTI Pada Mobil


Untuk cara kerja VVTI sangatlah sederhana namun kompleks dan detail. Semuanya dipertimbangkan secara ilmiah dengan ilmu fisika. Secara sederhana Cara kerja OCV di atur oleh ECU melalui OCV. OCV mendapat perintah untuk menentukan apakah tekanan oli yang akan di suplay ke controler VVTI di bagian Retrade atau Advance. Namun di sini akan saya bahas secara detail agar seorang awam pun bisa memahami cara kerjanya secara detail.

Cara kerja nya sengat kompleks ya, dimulai dari Sensor-sensor membaca Sudut crank shaft, camshaft, suhu udara, suhu colant, Serta RPM Mesin yang selanjutnya data-data tersebut disampaikan ke ECU yang selanjutnya ditindak lanjuti oleh OCV untuk menyuplay oli ke Controler VVTI apakah Controler akan membuat katup membuka lebih cepat atau lebih lambat.

Timing seperti ini diatur terus menerus sesuai rpm dan beban mesin. Lalu bagaimana dengan yang sudah dual VVTI apakah cara kerjanya sama saja. Betul cara kerja nya sama saja namun yang membedakan waktu dimana Controler menjadi Advance ataupun Retrade. Berikut ini penjelasannya.

Cara Kerja Controler VVTI  Katup IN


Untuk kerja Controler katup in sederhana sekali hanya bergerak maju, mundur, mundur, maju.

    1. Saat mesin Idle atau stasioner ( Retrad )


        Saat mesin stasioner controler akan memundurkan waktu penutupan katup in, hal ini dilakukan karena saat poroses buang dan rpm rendah akan terjadi over lap pada katup. hal ini akan menyebabkan gas buang terhisap lagi yang akan menyebabkan pembakaran menjadi buruk.

    2. Saat putaran menegah beban ringan ( Advance )


        Saat putaran menegah beban ringan katup ini penutupannya dimajukan hal ini dilakukan bertujuan untuk mengurangi HC karena pada saat ini terjadi Internal EGR ( Engine Gas Recirculation ) artinya bahan bakar yang tidak terbakar sempurna saat proses buang tidak terbuang semua ke kenalpot melainkan terdorong masuk ke saluran in dan dihisap kembali agar HC hasil pembakaran berkurang.

    3. Beban berat putaran menegah ( Advance )

        
        Saat RPM menegah dan beban berat karena dibutuhkan torsi yang besar untuk memajukan kendaraan maka diperlukan bahan bakar yang banyak juga. Hal ini dilakukan agar saat prosess hisap udara yang di sedot lebih banyak dan katup ditutup lebih cepat agar saat piston bergerak dari TMA ke TMB campuran bahan bakar dan udara tidak terbuang kembali. Sehingga didapatkan torsi yang lebih besar.

    4. Beban berat putaran tinggi ( Retrade )

        
        Untuk mengurangi beban mesin pada rpm tinggi dan beban berat maka katup in penutupannya dimundurkan. Hal ini bertujuan karena pada saat beban berat dan rpm tinggi kebutuhan udara pun sangat banyak dan mesin menghisap udara lebih banyak yang mengakibatkan udara lebih padat dan masa udara lebih berat. Katup ini penutupannya dimundurkan bertujuan agar udara dapat masuk kedalam silinder dengan masanya sendiri.

Lalu bagaimana cara kerja Controler VVTI pada katup EX apakah sama dengan cara kerja pada katup in. Kalo cara kerjanya itu sama persis yakni di atur oleh tekanan oli mesin dan dicontrol oleh ECU namun bedanya pada katup EC pergerakan Controlernya itu Maju, mundur, mundur, maju. Singkatnya hal ini bertujuan agar bahan bakar dapat terbakar dengan sempurna sehingga menghasilkan tenaga mesin yang sempurna juga.